Tampilkan postingan dengan label Do'a. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Do'a. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 September 2011

Robbi... Izinkan aku Jatuh Cinta....

بسم الله الرحمن الرحيم

Ya Robbi
Ada pinta dalam bait kata
Ada senandung jiwa dalam syair hati
Ada kerelaan dalam melangitnya asa cinta

Kala cahaya Cinta berpendar di Taman Hati
Rabb
"Ku ingin dialah sang Belahan Jiwa tuk penyempurna agama"

Kala Hati mulai merindu dalam mengharap RidhoMu
Rabb
Izinkan aku membisikkan kata
"Aku sungguh Jatuh Cinta padanya"

Kala senyum bahagia kami merekah
Rabb
Kuharap pinta
"Tumpahkan barakahMu atas kami"

Kala ku sentuh jemarinya nan lembut
Rabb
"Semoga kan menjadi taburan pahala"

Kala bahtera kehidupan terlayari
Rabb
"Jadikan kami pasangan Cinta di Dunia dan Akhirat"

Kala bunga cinta kami bersemi mekar
Rabb
Semoga mereka kan jadi pelita
Semoga mereka kan jadi lentera
Semoga mereka kan jadi senyuman bangga
Abi dan umminya di Yaumul Hisab kelak

Rabb
Izinkan aku Jatuh Cinta
Hanya untuk seseorang
Yang tlah teridha dan terizin oleh Mu

Aamiin Aamiin ya Robbal Alamin

Andai aku tulang rusukmu yang hilang

بسم الله الرحمن الرحيم


Andai aku adalah tulang rusukmu yang hilang
Aku berharap
Jika nanti Allah mempertemukan kita
Kau akan slalu membimbingku
Agar aku menjadi wanita yang Solehah
Yang nantinya akan menjadi Bidadarimu di Surga
Karena aku igin kita di satukan di Dunia dan Akhirat
Aamiin aamiin ya Robbal Alamin..

Minggu, 28 Agustus 2011

Surat buat bakal Zauj ku...

 بسم الله الرحمن الرحيم


Untuk bakal zauj ku...
Aku di sini sehat selalu walaupun terkadang kesakitan datang,
namun janganlah engkau resah...Aku di sini mampu menahannya
kerena Allah tidak akan menguji hambaNya
melainkan apa yang hambaNya mampu.
Kuharap enakau pun dalam keadaan sehat dan sejahtera
serta sentiasa berada di bawah rahmatNya dan Lindungannya dimanapun engkau berada.
Surat ini ditulis bukan untuk mengganggu...
Sekadar ingin meluapkan rasa yang lama terpendam...
Maafkan Aku andai selama ini Aku terpesona dengan cinta dunia 
Aku serba kekurangan...kuharap engkau mau melengkapinya
Aku bukan jelitawan...kuharap engkau mampu menerimanya
Aku bukan cendikiawan...kuharap engkau mampu membimbingku
Aku bukan hartawan...kuharap engkau ikhlas
Yang Aku pinta bukan ketampananmu...
Yang Aku damba bukan hartamu...
Yang Aku mau cuma iman dan agamamu...
Yang Aku ingin hanyalah tauladanmu....Bimbinglah Aku...
Tunjukkanlah Aku...
Aku tidaklah puitis dalam menulis bait-bait kata...
Namun, yang pasti...
Ianya ikhlas lahir dari hati....
Aku harap kita akan dipertemukan suatu hari kelak...
Di mana ketika itu...Aku telah siap...
Aku layak untuk mendampingimu...
Bukan hanya sebagai isteri...
Tapi ibu untuk anak-anak kita..
Namun jika tak ada jodoh antara kita
Aku redha jika engkau pergi ...
karena...
Segalanya belum dimetrai...
Segalanya belum disaksi...
Aku pasrah jika itu terjadi...
  Aku pasrah jika itu takdir diri...
karena...
Biarlah tangis sebelum janji dimetrai...
Bukannya setelah semuanya selesai...
Aku mencari siapa yang ikhlas menemani...
Aku mencari siapa yang sanggup memberi...
Aku mencari siapa yang mampu menerima...
Aku mencari siapa yang pasrah dan redha...
Andai jodoh...
InsyaAllah kita akan berbahagia..
Meskipun hayat hidup tak sama...
Aku akan berusaha membahagiakan engkau..
Andai jodoh bukan milik kita..
Usahlah engkau bermasam durja...
Pasti ada hikmah di sebaliknya...
Aku doakan kebahagiaanmu..Bermohonlah padaNya selalu..
karena cuma Allah yang akan mendengar isi hatimu...

Dari bakal istrimu...

Indahnya Cinta yang Halal

بسم الله الرحمن الرحيم

"Sesungguhnya wanita adalah belahan tak terpisah dari lelaki"
(HR.Ahmad dan Al.Baihaqi)
Bertemunya dua insan yang memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing dalam sebuah ikatan yang "HALAL",
Allah menginginkan terjadinya ketenangan jiwa, ketentraman emosi & batin, kesegaran jasmaniah.. sebagai penutup
... rahasia,penjaga,pemelihara.. menjadi lahan untuk menumbuhkan keturunan&kelangsungan hidup dibawah naungan rumah tangga yg tenang, tentram, terjaga, dan terpelihara. . .
Subhanallah.. indahnya sebuah ikatan yang halal, kenapa banyak yang memilih hubungan haram "PACARAN" yang menodai keindahan cinta. .

 

Minggu, 21 Agustus 2011

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku...

 بسم الله الرحمن الرحيم
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku...
Tak terasa sudah satu tahun aku memendam rasa ini untukmu, rasa yang ingin segera ku selesaikan tanpa harus mengorbankan perasaanmu maupun perasaanku,,
Seperti yang engkau tau, aku selalu menjauh darimu dan aku berusaha tak acuh padamu.. Saat didepanmu aku selalu berusaha berlaku normal meski itu sulit.. itulah karena ada cinta di hatiku

Tahukah engkau wahai yang mampu melumpuhkan hatiku...
Entah mengapa aku dengan mudah berkata "cinta" ku pada mu dengan orang lain sedang denganmu aku tak bisa sejujur itu walau ku tau engkau pun tau persis bagaimana perasaanku..
Dan aku merasa beruntung untuk tidak pernah berkata bahwa "aku mencintaimu" meski aku terasa amat sakit saat mengetahui bahwa aku bukanlah mereka yang engkau cintai walaupun itu hanya sebagian dari prasangkaku...
Jika boleh aku beralasan mungkin aku hanya takut engkau menjadi "Ilahi" bagiku, karena itu aku mencoba untuk mengurung rasa itu jauh ke dalam, mendorong lagi dan lagi hingga yang terjadi adalah lonjakan yang membuat rasa ini semakin kuat dan aku tak mengerti hal ini...

Sakit hatiku memang saat prasangkaku berbicara bahwa engkau mencintai dia dan tak ada aku dalam kamus cintamu.. Sakit memang, sakit terasa dan begitu amat perih.. Namun 1000 kali rasa itu labih baik saat aku mengerti bahwa senyummu adalah sesuatu yang berarti bagiku... Ketentramanmu adalah buah cinta yang amat teramat mendekap hatiku, dan aku mengerti bahwa aku harus mengalah...

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku...
Andai aku boleh berdo'a kepada Allah,, mungkin aku ingin meminta agar Dia membalikkan sang waktu agar aku mampu mengedit saat-saat pertemuan itu hingga tak ada tatapan pertama itu yang membuat hati ini terus mengingatmu. Andai aku buta, tentu itu lebih baik daripada aku harus lumpuh seperti ini... Namun semua sudah terjadi, tatapan pertama setahun yang lalu adalah takdir hingga aku terus mencintaimu hingga saat ini.


Banyak lembaran buku yang telah aku telusuri, banyak teman yang tlah kumintai pendapat. Sebahagian mendorongku untuk mengakhiri segala prasangka tentangmu tentang dia karena sebahagian prasangka adalah suatu kesalahan, mereka memintaku untuk menutup semua perasaanku terhadapmu. Namun di titik yang lain ada dorongan yang begitu kuat untuk tetap menahan rasa yang terlalu awal yang telah tertancap dihati ini dan membukanya saat waktu yang indah yang telah ditentukan itu... Andai itu bukan mimpi..

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku...
Mungkin saat ini hatiku milikmu, namun tak akan ku berikan sedetik pun saat-saat ini karena aku telah bertekad dalam diriku bahwa saat-saat indahku hanya akan ku berikan kepada SUAMI ku kelak,
Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku...
Tolong bantu aku untuk meraih SUAMI ku kelak bila dia bukan dirimu...

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku...
Aku yang tidak mengerti diriku...
Ingin ku meminta padamu sudikah engkau menungguku hingga aku telah pantas untuk menjadi pendampingmu.. Namun wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku, kadang aku berpikir semua pasti berlalu dan aku merasa saat-saat ini pun akan segera berlalu, tetapi ada ketakutan dalam diriku bila aku melupakanmu... Aku takut aku tak akan pernah lagi menemukan dirimu dalam diri mereka-mereka yang lain...

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku..
Izinkah aku untuk menutup catatan kecilku ini dan biarkan waktu berbicara tentang takdir antara kita. Mungkin nanti saat dimana mungkin engkau telah menimang cucu-cucumu dan aku juga demikian, mungkin kita akan saling tersenyum bersama saat mengingat kisah kita yang tragis ini, atau mungkin saat kita ditakdirkan untuk merajut jalan menuju keindahan sebahagian dari iman, kita akan tersenyum bersama betapa  akhirnya kita berbuka setelah menahan perih rindu yang begitu mengguncang...

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku...
Aku meminta kepada Allah akhir yang terbaik terhadap kisah kita, Semoga iman yang tipis ini mampu bertahan, dan semoga Allah tetap menetapkan malu ini pada tempatnya...

Wahai engkau yang sekarang kucintai,,
Maafkan aku yang tlah lancang mencintaimu,,,
Maafkan aku jika rasa ini mengganggumu..
Aku bukanlah apa-apa kecuali ALLAH dihatiku..
Dan kau hadir menguatkan cinta ini..
Rasa syukur slalu ku panjatkan,
Tak pernah sedikitpun aku menyesal mengenal dan memendam rasa ini untukmu...
Sungguh aku tak berharap kau membalasku dengan rasa yang sama,,
Karena kenangan dan perubahan yang kau bawa itu lebih dari cukup..
Aku... Sejuta kali lebih baik dari aku yang sebelum mengenalmu...
Terimakasih,,, Untukmu yang tlah cukup lama mengisi dan bersemayam dihati ini,,,
Hingga saat ini kau tetap ku jaga disini,, dihatiku...
Karena aku bahagia memberi dan mencintaimu.. H.M.Mujahid

Semoga hal yang terjadi ini bukanlah sebuah DOSA....

Wassalam

Teruntuk calon suamiku dimanapun engkau berada

 بسم الله الرحمن الرحيم
Apa kabar Wahai calon suamiku?...

Semoga ALLAH sentiasa merahmati dan memberkati dirimu yang tidak pernah kutemui, namun doaku tidak pernah putus mengiringi setiap langkahmu demi meraih keridhaanNya
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Seindah perhiasan dunia adalah wanita yang solehah,"
Alhamdulillah, itulah anjuran Islam melalui Rasulullah SAW yang kita cintai. "Pilihlah wanita yang mampu menyejukkan pandanganmu dan juga rumah tangga muslim yang bakal dibina saat menikah nanti"

Wahai calon suamiku,
Jika harta yang engkau idamkan, maka ketahuilah diriku bukanlah orang yang berada. Tiada harta yang dapat kupersembahkan dalam ijab-kabul kita nanti. Tiada harta sebagai jaminan bahwa engkau akan menikmati sedikit kesenangan apabila ijab-kabul telah dilafazkan.

Jika keturunan yang engkau dambakan, ketahuilah bahwa aku hanyalah manusia biasa dari keluarga yang biasa pula. Namun apa yang pasti. Aku adalah keturunan yang mulia, ayahanda adalah Nabi Adam as dan bunda Siti Hawa as, sama seperti mu.

Kecantikan, itulah pandangan pertama setiap insan. Malah aku meyakini bahwa engkau juga tidak terlepas seperti manusia yang lainnya. Ketahuilah wahai calon suamiku, jika kecantikan itu yang engkau inginkan dari diriku, maka engkau telah salah langkah.
Tiada kecantikan yang terlihat orang lain yang dapat kupertontonkan padamu. Telah aku hijabkan (baca; jilbab) kecantikan diriku ini dengan amalan ketaatan kepada tuntutan agama yang kucintai. Engkau hanya akan sia-sia jika hanya menginginkan kecantikan lahiriah semata.

Dan aku tidak dapat menjanjikan, bahwa aku mampu membahagiakan rumahtangga kita nantinya, karena aku memerlukan engkau untuk bersamaku untuk menegakkan dakwah islam ini, dan aku merelakan diri ini menjadi penolongmu untuk membangunkan sebuah markaz dakwah dan tarbiyah islamiyah ke arah jihad hambaNya kepada Penciptanya yang agung, ALLAHU RABBI.

Mencari ilmu agama secara bersama, marilah kita jadikan pernikahan ini sebagai risalah demi meneruskan perjuangan Islam. Aku masih kekurangan ilmu agama, tetapi berbekal ilmu agama yang ada ini, aku ingin menjadi isteri yang sentiasa mendapat keridhaan dari ALLAH dan suamiku.
Hal itu tak lain untuk memudahkan aku membentuk rumah tangga muslim antara aku, engkau dan anak-anak kita nantinya untuk dibina dan diberikan pendidikan dengan ketaatan kepada ALLAH SWT. Aku pun hanya akan bercita-cita untuk bisa bergelar pendamping solehah bagi sang suami, seperti yang dijanjikan Rasulullah SAW.

Calon Suamiku yang dirahmati ALLAH

"Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena ALLAH telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka". (QS. An Nisaa: 34.)

Aku yakin bahawa engkau adalah pemimpin untuk diriku dan anak-anakku sebagai pewaris dakwah Islam. Maka, jadikanlah pernikahan ini nantinya sebagai asas pembangunan iman, bukannya untuk memuaskan bisikan syaitan yang menjadikan ikatan pernikahan sebagai hawa nafsu semata.

Semoga diriku dan dirimu sentiasa didampingi rahmat dan keridhaan-NYA. Lakukanlah tanggungjawabmu itu dengan nilai kesabaran, dan ketabahan. Semoga kita akan menjadi salah satu daripada jamaah menuju ke syurga, insya ALLAH.

Ketahuilah wahai calon suamiku, bahwa aku tidak pernah mendambakan mas khawin yang hanya akan menyebabkan hatiku buta dalam menilai arti kita dipertemukan ALLAH atas dasar agama.

Cukuplah seandainya, maharku adalah sebuah qalam mulia, Al-Quran, karena aku meyakini qalam itu mampu memimpin rumahtangga kita untuk meraih keridhaan-NYA bukan kekayaan dunia yang bersifat hanya sementara.

Bantulah aku dalam memperjuangkan dakwah ALLAH ini melalui pernikahan, karena ia adalah tempat untuk aku menyempurnakan separuh daripada agamaku, insya ALLAH. Akhlakmu yang terdidik indah oleh ibu bapa dan orang sekelilingmu, itulah yang aku harapkan daripada harta duniawi yang ingin kau sediakan untukku.

Wahai calon suamiku,

Lihatlah rumahtangga Rasulullah SAW, terkadang sebulan pernah dapurnya tidak berasap karena tidak ada bahan makanan yang dapat dimasak. Namun, walau begitu susahnya, rumahtangga Rasulullah SAW tetap menjadi rumahtangga yang paling bahagia, yang tidak ada bandingnya hingga hari ini.

Terlalu panjang rasanya aku mencoretkan surat ini. Cukuplah dahulu aku buat surat ini, Inilah sekilas harapan yang ku ukirkan dalam rangkaian kata.

Seperti kata orang tidak semua yang di rasakan dapat di tuang dalam kata-kata, itulah yang kini ku hadapi.

Kelak ,saat kita tengah bersama,maka di situlah kau akan memahami diriku,sama halnya diriku yang akan terus belajar memahamimu... dan andai diizinkan aku akan kembali menitipkankan lagi kiriman bertintakan hati ini. Akhirnya, aku mohon maaf, duhai calon suamiku,,,biarlah rindu ini ditumpahkan dalam tinta daripada jemu tatkala kita disatukan.......



Ya Allah....
Sesungguhnya hamba lemah tanpa Petunjuk_MU,
Hamba buta tanpa bimbingan_MU,
Hamba cacat tanpa Hidayah_MU,
Hamba Hina tanpa Rahmat_MU,

Ya Allah....
Kuatkan Hati dan semangat Hamba,
Tabahkan Hamba menghadapi segala Cobaan_MU,
Jadikanlah hamba kelak,sebagai Istri yang di senangi Suami,
Bukakanlah hati hamba untuk menghayati Agama_MU,
Bimbinglah hamba agar menjadi Istri yang sholehah...
Hanya pada_MU Ya Allah...
Hamba mohonkan segala harapan,
Amiin Ya Robbal'alamiin...

Aku Ingin Mencintaimu Karena ALLAH

بسم الله الرحمن الرحيم
Wahai diri..
Jika memang kau mencintainya karena Allah
Cintailah dia dengan cara yang benar
Cintailah dia pada saat yang tepat

Ya Robb..
Aku tak akan memaksakan diri hanya untuk sebuah perasaan

Ya Robb..
Jika dia memang jiwa yang telah Kau pilihkan untukku, berikanlah kami jalan dan petunjuk
Jika dia memang takdir bagi ku, pantaskanlah dia untuku dan pantaskanlah diriku untuknya


Ya Robb..
Aku memilihnya karena sebuah keyakinan
Aku terima seluruh kelebihan dan kekurangannya
Aku terima seluruh luka dan bahagia yang menyertai hidupnya
Aku terima dirinya dengan seluruh apa yang telah Engkau berikan untuknya

Ya Robb..
Jika ada dua pilihan dan diantaranya adalah dia, tentu aku akan memilihnya
Jika ada sepuluh pilhan dan diantaranya adalah dia, tentu aku akan memilihnya
Jika ada seratus pilihan dan diantaranya adalah dia, tentu aku akan memilihnya
Dan jika hanya ada satu pilihan, dan tidak ada dia dalam pilihan itu…
Maka aku pun akan menerimanya sebagai pemberian terbaik dari Mu…
Aku tidak akan memaksakan diriku untuk memilihnya
Karena Engkaulah yang Maha Mengetahui
Karena Engkaulah yang Menciptakanku
Karena Engkaulah yang Memelihara diriku

Ya Robb…
Jika dengan menutup cinta ini yang menjadikan Mu Ridhlo kepadaku
Jika dengan mengorbankan perasaan ini Engkau menyelamatkanku
Di saat manusia tergelincir dari jalan-Mu
Maka aku serahkan cinta ini untuk Mu..
Sebagai wujud bakti ku pada Mu
Sebagai wujud syukurku pada Mu

Ya Muqollibal Qulub, Tsabbit Qolbi ‘ala Diinika..
Aku yakin bahwa tidak ada Ketetapan Mu yang salah
Aku yakin bahwa semua Kehendak Mu sangat terukur
Buatlah aku mencintai pilihan yang Kau berikan
Buatlah aku setia pada pilihan yang Kau berikan
Buatlah aku menyayangi pada pilihan yang Kau amanahkan

Ya Robb..
Dengan segala Kekuasaan Mu
Dengan segala Kekuatan Mu
Dengan segala Keagungan Mu
Hamba mohon pada Mu,
Kuatkanlah hati ini saat ketetapan Mu membuat hati ini terasa sempit
Tenangkanlah hati ini saat ketetapan Mu membuat hati ini terasa berat
Sesungguhnya hanya dengan PertolonganMu, diri ini bisa menjalani semua ketentuanMu.

Ya Robb buatlah diriku mencintai Mu lebih dari segala makhluk yang telah Engkau Ciptakan
Ya Robb buatlah diriku mencintai Rosululloh, karena Engkau pun mencintainya(Rosululloh)
Inilah isi hatiku, inilah harapanku, inilah keyakinanku…
Aku tidak hanya mencintaimu..
Tapi aku ingin mencintaimu karena Allah
Aku ingin mencintaimu dengan cara yang benar
Aku ingin Alloh Ridhlo dengan cinta ini
Tak usah khwatir jika engkau adalah Qudrah dan Irodah Nya
Karena semuanya pasti akan terwujud, hanya waktu yang akan menjadi saksi kekuasaan Nya
Tak usah memaksakan jika dia memang bukan untuk diriku
Karena pasti aku bukan yang terbaik untuk mu

Sehebat apapun cinta ini…
Tidak akan pernah bisa menyelamatkan kita, saat matahari hanya satu hasta di atas ubun2 kita
Karena yang terbaik adalah…
Kita menjaga perasaan dan keyakinan ini dengan sebersih-bersih ketauhidan
Kita diwafatkan bersama hamba-hamba yang berbakti
Hamba-hamba yang mengorbankan sesuatu yang paling dicintainya untuk Tuhan nya
Semoga Allah mempertemukan kita kembali disatu tempat
Dimana para abid melihat Robb-nya dengan penuh keridhloan dan kebahagiaan
Kulakukan semua ini, karena aku mencintaimu karena Allah swt
Aamiin..

Jumat, 19 Agustus 2011

Ya Ilahi Rabbi... Apakah dia jodoh ku?

بسم الله الرحمن الرحيم
Ya Rabb,,
Apapun yang tlah Engkau rencanakan untukku, berikan keikhlasan dihatiku menerima semua takdirMu..
Aku punya banyak keinginan tapi tetap Engkau yg menentukan
Semua takdirMu adalah mutlak
Semua takdirMu nyata
Dan semua takdirMu adalah yg terbaik dan aku yakin itu
Namun ya Allah,,
Kali ini aku punya harapan besar padaMu
Aku titipkan hatiku ini pada Engkau
Hati dalam keadaan mengharap kebahagiaan dunia akhirat dariMu
Ini bukan kegagalan,,,
Kekecewaan yang sedang ku rasakan sudah menjadi jalan dariMu
Apalah yang perlu ku risaukan
Yang aku tau aku mencintaiMu dan aku mencintainya
Ya Allah...
Ampunilah dia yang telah memutus silaturahmi kami
Ampunilah dia atas segala kesalahan yang dikarenakan olehku
Ampunilah dia karena tidak menghargai cinta ini
Ampunilah dia yang aku sayang
Wahai Allah...
Aku tak ingin gara2 luka dan kekecewaan dihatiku ini menghambatnya menuju SurgaMu
Berikan aku keikhlasan ya Allah...
Aku tak ingin diakhirat kelak ia menunggu maaf dariku
Karena aku tlah memaafkannya sejak dulu...
Sesungguhnya semua kesalahan terletak padaku bukan padanya
Jadi ampunilah dia ya Allah....
Wahai Allah,,
Aku tau Kau tak pernah tidur
Aku tau Kau slalu dengar do'a2ku
Aku tau Kau pun menghitung setiap tetes air mataku yang menangisinya setiap malam
Aku mohon maafkan aku ya Allah
Maaf jikalau hati ini mencintainya yang belum halal bagiku
Bahkan mungkin ia tak akan pernah menjadi halal...
Ya Rabbi...
Mungkinkah ini jawaban atas do'a2ku selama ini
Mungkinkah keyakinanku selama ini salah
Mungkinkah hati yang kujaga slama ini tidak dgn org yg tepat
Ataukah semua kesetiaanku menantinya setahun terakhir hanya akan sia2...
Ya Allah...
Sesungguhnya aku masih berharap, kau kabulkan do'a yg ku panjatkan padaMu selama ini...
Namun,, Engkaulah yg lebih tau apa yg terbaik untukku,..
Kupasrahkan hidup dan matiku hanya padaMu ya Ilahi Robbi...
Ya Allah,,
Jika dia jodohku, dekatkanlah kami, satukanlah hati kami, berikan cinta kasih antara kami, izinkan kami bersama2 meningkatkan keimanan kami padaMu, mendekatkan diri denganMu, dan pertemukan kami dalam naungan suci pernikahan, serta jodohkan pula kami di Akhirat kelak..
Namun, jika dia bukan jodohku, hapuskan dia dari hatiku ya Allah, bawa dia jauh dari pandanganku, bimbing aku dalam kekecewaan yg teramat besar ini, dan jodohkan aku dengan yg lebih baik darinya. Sesungguhnya Engkau mengetahui yg tidak ku ketahui...

Kamis, 18 Agustus 2011

La Tahzan... Innallaha ma'ana..

بسم الله الرحمن الرحيم
Do'a ketika sedih

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ عَبْدُكَ، ابْنُ عَبْدِكَ، ابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِيْ

بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ

أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِيْ كِتَابِكَ،

أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِيْ عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ،

أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِيْ، وَنُوْرَ صَدْرِيْ وَجَلاَءَ حُزْنِيْ وَذَهَابَ هَمِّيْ

“Ya Allah! Sesungguhnya aku adalah hambaMu, anak hambaMu (Adam) dan anak hamba perempuanMu (Hawa). Ubun-ubunku di tanganMu, keputusan-Mu berlaku padaku, qadhaMu kepadaku adalah adil. Aku mohon kepadaMu dengan setiap nama (baik) yang telah Engkau gunakan untuk diriMu, yang Engkau turunkan dalam kitabMu, Engkau ajarkan kepada seseorang dari makhlukMu atau yang Engkau khususkan untuk diriMu dalam ilmu ghaib di sisiMu, hendaknya Engkau jadikan Al-Qur’an sebagai penenteram hatiku, cahaya di dadaku, pelenyap duka dan kesedihanku.”
(HR. Ahmad 1/391)


<3 la tahzan, innallaha ma'ana <3

(Jangan bersedih, (karena)sunnguh Allah bersama kita)
yakni, orang2 yg bertaqwa, yaitu orang2 yg menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Itulah orang yg bersama Allah.
Dekatilah Allah, rajin shalat 5 waktu, dan amalan wajib lainnya, juga amalan sunnah.

La tahzan... Jangan BerSediH
Kepada semua sahabat-sahabat yang sedang diuji, yang telah diuji & yang belum diuji..

Jangan Bersedih...
Cinta ALLAH dan Rasulullah menjamin kebahagiaan

Jangan Bersedih...
Redha dengan anugerah Allah membuat kamu kaya di dunia

Jangan Bersedih...
Allah Maha Pengampun lagi Maha Penerima Taubat
serta Rahmatnya yang Maha Luas

Jangan Bersedih...
Semata-mata disebabkan kamu berbeda dengan orang lain
kerana setiap kejadian Allah itu ada kelebihan tersendiri

Jangan Bersedih...
Bila disakiti, dicela, direndahkan atau dizalimi
kerana setiap perkara yang berlaku adalah dugaan dari Yang Maha Esa

Jangan Bersedih...
Sesungguhnya setelah kesusahan akan ada kemudahan

Jangan Bersedih..
Kerena kesedihan tidak akan membuat musuhmu gembira

Jangan Bersedih...
Atas perilaku manusia terhadapmu
tetapi perhatikanlah perilaku mereka terhadap Allah

Jangan Bersedih...
Allah tidak akan mensia-siakan pengorbananmu
dan setiap perkara yang baik maupun buruk ada hikmahnya

Jangan Bersedih...
Dunia ini terlalu hina untuk ditangisi

Selasa, 16 Agustus 2011

Do'aku sepertiga malam menghadap-Mu yaa Allah...

 بسم الله الرحمن الرحيم
Yaa... Rabbi...,,
Aku berdo'a untuk seorang ikhwan yang akan menjadi bagian dari hidupku
Seseorang yg sangat mencintaiMu lebih dari segala sesuatu
Seorang yg akan meletakkanku pada posisi dihatinya setelah Engkau dan Muhammad SAW.
Seorang yang hidup bukan untuk dirinya sendiri, tapi juga untukmu dan orang lain

Wajah, fisik, status ataupun harta tidaklah penting.
Yang terpenting adalah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau.
Dan berusaha menjadikan sifat2 baikMu ada pada pribadinya.
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup Sehingga hidupnya tidak sia-sia..
Seorang yg memiliki hati yang bijak, tidak hanya otak yang cerdas
Seorang yg tidak hanya mencintaiku tetapi juga menghormatiku
Seorang yg tidak hanya memujaku tetapi juga menasehatiku
Seseorang yang mencintaiku bukan karena fisikku, hartaku atau statusku melainkan karena Engkau...
Seorang yg dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi
Seorang yg membuatku merasa sebagai wanita solehah ketika aku berada disisinya.
Seorang yang sabar mengingatkan saat diriku lancang...

Yaa... Rabbi....,,....
Aku tak meminta seseorang yang sempurna
Hingga aku dapat membuatnya sempurna dimataMu...
Seseorang yg membutuhkan dukunganku sbg peneduhnya..
Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya...
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya lebih hidup...

Aku tidak mengharap orang yang semulia Abu Bakar, atau setaqwa Umar, ataupun sekaya Abdurrahman bin auf, apalagi yang setampan Usamah Radhiyallahu...,, 
Aku hanya mengharap seorang Ikhwan akhir zaman yang punya cita-cita mengikuti jejak mereka...
Membangun keturunan yang sholeh, Membangun peradaban,
Dan membuat Rasulullah SAW bangga di akhirat...,
Karena aku sadar, 
Aku bukanlah semulia Fatimah, tidak setakwa Aisyah, dan tidak secantik Zainab, apalagi sekaya Khodijah Radhiyallahuanha..,,
Aku hanyalah seorang wanita akhir zaman
Yang punya Cita - Cinta..

Yaa... Robbi....,,,....
Aku juga meminta, Jadikanlah ia sandaran bagiku
Buatlah aku menjadi akhwat yang dapat membuatnya bangga
Berikan aku hati yang Sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat mencintainya dengan sepenuh jiwaku..
Berikanlah sifat yang lembut, sehingga auraku datang dariMu,
Berikanlah aku tangan sehingga aku mampu berdo'a untuknya,
Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak kebaikan dalam dirinya,
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana,
Mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat,,

Dan bilamana akhirnya kami berdua bertemu, 
''Ya ALLAH Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat menambah akan kecintaanku padamu, yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna''

Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat dan Engkau akan membuat segalanya Indah pada waktu yang telah Engkau tentukan....Aamiin aamiin ya Robbal Alamin....