Minggu, 21 Agustus 2011

Aku Ingin Mencintaimu Karena ALLAH

بسم الله الرحمن الرحيم
Wahai diri..
Jika memang kau mencintainya karena Allah
Cintailah dia dengan cara yang benar
Cintailah dia pada saat yang tepat

Ya Robb..
Aku tak akan memaksakan diri hanya untuk sebuah perasaan

Ya Robb..
Jika dia memang jiwa yang telah Kau pilihkan untukku, berikanlah kami jalan dan petunjuk
Jika dia memang takdir bagi ku, pantaskanlah dia untuku dan pantaskanlah diriku untuknya


Ya Robb..
Aku memilihnya karena sebuah keyakinan
Aku terima seluruh kelebihan dan kekurangannya
Aku terima seluruh luka dan bahagia yang menyertai hidupnya
Aku terima dirinya dengan seluruh apa yang telah Engkau berikan untuknya

Ya Robb..
Jika ada dua pilihan dan diantaranya adalah dia, tentu aku akan memilihnya
Jika ada sepuluh pilhan dan diantaranya adalah dia, tentu aku akan memilihnya
Jika ada seratus pilihan dan diantaranya adalah dia, tentu aku akan memilihnya
Dan jika hanya ada satu pilihan, dan tidak ada dia dalam pilihan itu…
Maka aku pun akan menerimanya sebagai pemberian terbaik dari Mu…
Aku tidak akan memaksakan diriku untuk memilihnya
Karena Engkaulah yang Maha Mengetahui
Karena Engkaulah yang Menciptakanku
Karena Engkaulah yang Memelihara diriku

Ya Robb…
Jika dengan menutup cinta ini yang menjadikan Mu Ridhlo kepadaku
Jika dengan mengorbankan perasaan ini Engkau menyelamatkanku
Di saat manusia tergelincir dari jalan-Mu
Maka aku serahkan cinta ini untuk Mu..
Sebagai wujud bakti ku pada Mu
Sebagai wujud syukurku pada Mu

Ya Muqollibal Qulub, Tsabbit Qolbi ‘ala Diinika..
Aku yakin bahwa tidak ada Ketetapan Mu yang salah
Aku yakin bahwa semua Kehendak Mu sangat terukur
Buatlah aku mencintai pilihan yang Kau berikan
Buatlah aku setia pada pilihan yang Kau berikan
Buatlah aku menyayangi pada pilihan yang Kau amanahkan

Ya Robb..
Dengan segala Kekuasaan Mu
Dengan segala Kekuatan Mu
Dengan segala Keagungan Mu
Hamba mohon pada Mu,
Kuatkanlah hati ini saat ketetapan Mu membuat hati ini terasa sempit
Tenangkanlah hati ini saat ketetapan Mu membuat hati ini terasa berat
Sesungguhnya hanya dengan PertolonganMu, diri ini bisa menjalani semua ketentuanMu.

Ya Robb buatlah diriku mencintai Mu lebih dari segala makhluk yang telah Engkau Ciptakan
Ya Robb buatlah diriku mencintai Rosululloh, karena Engkau pun mencintainya(Rosululloh)
Inilah isi hatiku, inilah harapanku, inilah keyakinanku…
Aku tidak hanya mencintaimu..
Tapi aku ingin mencintaimu karena Allah
Aku ingin mencintaimu dengan cara yang benar
Aku ingin Alloh Ridhlo dengan cinta ini
Tak usah khwatir jika engkau adalah Qudrah dan Irodah Nya
Karena semuanya pasti akan terwujud, hanya waktu yang akan menjadi saksi kekuasaan Nya
Tak usah memaksakan jika dia memang bukan untuk diriku
Karena pasti aku bukan yang terbaik untuk mu

Sehebat apapun cinta ini…
Tidak akan pernah bisa menyelamatkan kita, saat matahari hanya satu hasta di atas ubun2 kita
Karena yang terbaik adalah…
Kita menjaga perasaan dan keyakinan ini dengan sebersih-bersih ketauhidan
Kita diwafatkan bersama hamba-hamba yang berbakti
Hamba-hamba yang mengorbankan sesuatu yang paling dicintainya untuk Tuhan nya
Semoga Allah mempertemukan kita kembali disatu tempat
Dimana para abid melihat Robb-nya dengan penuh keridhloan dan kebahagiaan
Kulakukan semua ini, karena aku mencintaimu karena Allah swt
Aamiin..

Cinta dari Allah SWT

 بسم الله الرحمن الرحيم
Cinta mungkin sebuah kata agung yang paling sering membuat seseorang tergugu di hadapannya. Segala teori dan argumentasi yang dilontarkan akan lumpuh begitu saja saat kita sendiri yang mengalami bagaimana hebatnya cinta itu mempengaruhi diri kita. Mungkin sulit dipahami bagi orang yang sedang tak mencinta, bagaimana rasa cinta itu menjelma menjadi ratusan ribu pulsa telepon, berlimpahnya waktu untuk menunggu yang terkasih walau kita sedang dalam deadline ketat, terbuka lebarnya mata mengerjakan tugas-tugas demi membantu yang tersayang. Bongkahan pengorbanan yang tak rela dipecahkan…

Merasakan cinta seperti merasakan hangatnya matahari. Kita selalu merasa kehangatan itu akan terus menyirami diri. Setiap pagi menanti mentari, tak pernah terpikirkan akan turun hujan atau badai karena kita percaya semua itu pasti akan berlalu dan mentari akan kembali, menghangati ujung kaki dan tangan yang sedikit membeku. Mentari ada di sana, dan dia pasti setia.

Terkadang kita lupa, matahari yang hidup dan mengisi hidup itu adalah hamba dari Penguasa kehidupan, kehidupan kita, kehidupan matahari. Satu waktu matahari harus pergi, walau ia tak pernah meminta, walau pinta tak pernah kita ucapkan. Jadi, ia akan pergi, apapun yang terjadi. Karena ini adalah kehendak-Nya. Segala yang ada di dunia ini tidak pernah abadi, karenanya ia bisa pergi. Selamanya, bukan sementara. Inilah dunia. Senang atau tidak, kita hanya bisa terima. Mungkin kita ingin protes, ingin teriak; betapa tak adilnya! Tapi kita cuma akan dijawab oleh tebing karang yang bisu, atau lolongan anjing dari kejauhan yang terdengar mengejek. Mungkin kita kecewa dan ingin mengakhiri hidup. Mungkin kita begitu ingin memukul, tapi cuma angin yang bisa dikenai. Sekarang coba dulu lihat, apakah itu mengubah apa pun? Tak ada yang berubah kecuali semakin dalamnya rasa sakit itu.

Maka ketika kuasa-Nya yang mutlak menjambak cinta sementara kita pada matahari, kita bisa apa? Karena kita cuma hamba, kita cuma budak! Kita hanya bisa menelan kepahitan yang kita ciptakan sendiri.

Mungkin yang perlu kita jawab; mengapa kita melabuhkan cinta begitu besarnya pada manusia? Padahal kita tahu tak ada yang abadi di dunia ini. Mengapa?

Allah menciptakan cinta di antara manusia. Dia yang paling hebat, paling tahu bagaimana cinta itu, bagaimana mencintai, bagaimana dicintai. Kenapa kita begitu sok, merasa paling mencintai, merasa paling dicintai, merasa memiliki segalanya dengan cinta. Padahal cinta itu cuma dari manusia, untuk manusia. Dan suatu hari cinta itu akan hilang. Mungkin tak cuma pupus, tapi tak berbekas, tak berjejak. Hanya cinta yang begitukah yang kita inginkan?

Kenapa kita tak mencoba raih matahari cintanya Allah, yang tak pernah tenggelam dan tak pernah sirna. Tak pernah usang, tak hancur, dan tak akan pernah sia-sia. Mencintai Allah? Terlalu abstrak, terlalu aneh. Masa’? Itu karena kita tak pernah merasa dekat, tak pernah berusaha mendekati-Nya. Allah menjadi asing karena kita memposisikan Allah sebagai sesuatu yang berada di langit yang tinggi dan tak mungkinlah kita mencapainya. Jangankan mencintai, membayangkan untuk mendekatinya saja tak mungkin.

Tahukah kamu, Dia menawarkan cinta-Nya untuk kita. Hebat ‘kan? Kita? Manusia yang hina dina yang berasal dari setetes sperma yang hina? Ditawarkan cinta dari pembuat cinta? Cck… ckk… Apa nggak salah, nih? Kemudian kita malah menolak dan menjauh? Wah… wah… betapa bodohnya ...

Kalau cinta seperti itu tertolak, cinta apa lagi yang kita harapkan? Cinta yang membawa pada kekecewaan, rasa sakit, atau derita? Cinta yang hanya mekar semusim lalu luruh tak berbekas, bahkan wanginya. Percayalah… cinta yang ditawarkan-Nya tak pernah menguncup, mekar, atau luruh. cinta-Nya abadi, mekar selamanya. Dan Dia akan memberi kita cinta dari manusia. Mentari itu terus di sana, kapan dan di manapun kita ingin merasakan hangatnya. Kita punya cinta dari Allah.

Apakah kita tak berniat membalas ketulusan cinta itu? :-)

KETIKA MENCINTAI TAK BISA MEMILIKI

بسم الله الرحمن الرحيم
Saudariku...
Ketika kita sudah menyempurnakan Ikhtiar..Dengan Niat menjaga kesucian diri dari dosa.Menjaga kesucian pandangan..Bahkan sampai dengan proses Ta’aruf yang Terjaga..Ketika kita juga sudah berdoa setiap hari,Sholat Istikharah sampai meneteskan airmata bercucuran Dan sepertinya Dialah yang terbaik buat kita..Dialah yang akan menjadi pendamping hidup kita..

Namun...
Ternyata dirinya tidak bersedia menerima kita..Ternyata dirinya menolak cinta kita..Dunia sepertinya mau Kiamat..Hati teriris-iris...diri jadi melankolis.....

Saudariku..
Memang Alangkah bahagianya jika cinta yang hendak kita bingkai dalam nuansa indah PERNIKAHAN,mendapatkan Sapaan lembut..

Sambutan hangat serta Sunggingan senyum dari dia yg kita dambakan.Namun betapa nestapanya ketika CINTA TULUS yang kita ungkapkan..ternyata harus BERTEPUK SEBELAH TANGAN..Cinta Memang Tak Harus Memiliki..Mungkin kita sering mendengar ungkapan itu..Mudah diucapkan..Tapi kenyataannya..Sulit dilaksanakan..

Saudariku..
Janganlah bersedih,Yakinilah bahwasanya kegagalan cinta yang kita alami.Tertolaknya cinta yang kita ajukan..Sudah dirancang,dan ditulis sedemikian rupa oleh Allah..Semuanya ada hikmahnya saudaraku..

Saudariku..
Yakinlah bahwa Allah pasti akan memilihkan yang terbaik buat kita.Jika kita ditolak saat ini..Berarti Allah sudah menyiapkan buat kita yang lebih baik..Dari yang Sekarang Menolak kita..

Saudariku..
Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah..
Allah ingin menguji kita ,seberapa besar kita terhadap komitmen pernikahan..
Allah ingin lebih mendewasakan kita dan memantapkan kepribadian kita dalam menghadapi kegagalan..

Saudariku..
Kita mungkin kecewa,frustasi,trauma,sedih serta kehilangan semangat..Tapi jangan sampai Rasa SEDIHMU itu..memakan hari-harimu..Ketika engkau terlalu larut dalam kesedihan.Maka dirimu akan menjadi lemah..Ya..lemah dalam beribadah..malas dalam bekerja..Menggiringmu untuk berburuk sangka terhadap Allah..Dan Syetan akan menggunakan perangkapnya untuk menipumu..Sehingga gaya hidup kamu bisa menjadi bebas..tak ada aturan

Saudariku..
Dijamin hari-harimu TIDAK AKAN BAHAGIA..selama engkau LARUT DALAM KESEDIHAN..Dunia tak selebar daun kelor..kata orang dulu ,Apa kamu tak tahu bahwa dunia ini begitu luas..Bertebaranlah dibumi Allah yang Luas..Jodohmu bisa saja ada diseberang Pulau..Dilain Kota..dilain Provinsi..tapi bisa juga dekat Rumahmu..Carilah dengan Jalan yang diridhoi oleh-Nya

Seperti kata Imam Hasan Al'Banna
“Mimpimu hari ini adalah kenyataan esok hari,Kenyataan hari ini adalah mimpimu hari kemarin”

Mari kita raih mimpi kita....
Yakinlah Saudariku Harapan itu Masih Ada,
Carilah Gantinya dengan menjaga Niat Saudaraku..
Carilah seseorang yang bisa melabuhkan cintanya kepada Allah
Agar bertambah kekuatan cintamu kepada Allah..
Agar bertambah imanmu ,ketika engkau bersamanya..
Bukan hanya sekedar Melampiaskan Kekecewaan atau Nafsu belaka..
Karena dengan Niat yang Lurus mencari Ridho Allah.
insya Allah akan membawa keberkahan..

Saudariku..
Sambil kita mencari..Jangan lupa memperbaiki diri..
Perbaiki kekurangan kita dalam segala hal..
Siapkan dari sisi ruhiyah kita,sisi ekonomi kita,kematangan kita,keilmuan kita
Kalau kita ingin mendapat pasangan yang berkualitas bagus..
Tentunya kita harus berkualitas bagus juga.

“Wanita yang baik-baik..untuk Lelaki yang baik-baik..”begitulah Allah berfirman dalam (QS ,Surat An-Nuur:26)

Saudariku..
Cobalah hadapi dengan tersenyum.
Ya..Karena senyuman menghilangkan tegangnya pikiran..
Senyuman itu menggerakkan 17 otot wajah..
Sementara cemberut atau marah membutuhkan tarikan 32 otot wajah (kata seorang dokter)

Tersenyumlah Saudariku..
Karena senyuman membuat peredaran darah menjadi lebih baik,Karena senyuman membuat hati menjadi lebih ceria..Karena senyuman warisan Rasulullah.Karena senyuman adalah sedekah..

Saudariku..
Jika kita sudah menyikapi kegagalan dengan bijaksana.Buatlah suatu prestasi indah yang dikenang sejarah,Buatlah dirimu bermanfaat juga buat orang lain..Buktikanlah..Bahwa kegagalanmu..malah membuatmu menjadi cambuk..Cambuk yang akan melejitkan potensi dalam diri..Membangunkan kita dari tidur lelap.

Membukakan mata hati kita..Agar lebih arif dan bijak memandang kehidupan.

''TETAPLAH SEMANGAT..YAKINLAH SAUDARIKU..HARAPAN ITU MASIH ADA''

Ibnu AlJauzy: ”Jika anda tidak mampu menangkap hikmah,bukan karena hikmah itu tidak ada,namun semua itu diakibatkan kelemahan daya ingat anda sendiri,Anda kemudian harus tahu bahwa para Rajapun memiliki rahasia yang tidak diketahui setiap orang,Bagaimana mungkin anda dengan segala kelemahan ada akan mengungkap seluruh hikmahnya?”

“Ya Allah,Berilah kami kekuatan dalam menjalani lika-liku kehidupan ini. Limpahkan belas kasih sayang-Mu kepada kami,sehingga kami bisa mengambil hikmah dalam setiap kejadian yang selalu membawa kebaikan buat kami..Aamiin ya Rabbal Al'amin...

Jumat, 19 Agustus 2011

Ya Ilahi Rabbi... Apakah dia jodoh ku?

بسم الله الرحمن الرحيم
Ya Rabb,,
Apapun yang tlah Engkau rencanakan untukku, berikan keikhlasan dihatiku menerima semua takdirMu..
Aku punya banyak keinginan tapi tetap Engkau yg menentukan
Semua takdirMu adalah mutlak
Semua takdirMu nyata
Dan semua takdirMu adalah yg terbaik dan aku yakin itu
Namun ya Allah,,
Kali ini aku punya harapan besar padaMu
Aku titipkan hatiku ini pada Engkau
Hati dalam keadaan mengharap kebahagiaan dunia akhirat dariMu
Ini bukan kegagalan,,,
Kekecewaan yang sedang ku rasakan sudah menjadi jalan dariMu
Apalah yang perlu ku risaukan
Yang aku tau aku mencintaiMu dan aku mencintainya
Ya Allah...
Ampunilah dia yang telah memutus silaturahmi kami
Ampunilah dia atas segala kesalahan yang dikarenakan olehku
Ampunilah dia karena tidak menghargai cinta ini
Ampunilah dia yang aku sayang
Wahai Allah...
Aku tak ingin gara2 luka dan kekecewaan dihatiku ini menghambatnya menuju SurgaMu
Berikan aku keikhlasan ya Allah...
Aku tak ingin diakhirat kelak ia menunggu maaf dariku
Karena aku tlah memaafkannya sejak dulu...
Sesungguhnya semua kesalahan terletak padaku bukan padanya
Jadi ampunilah dia ya Allah....
Wahai Allah,,
Aku tau Kau tak pernah tidur
Aku tau Kau slalu dengar do'a2ku
Aku tau Kau pun menghitung setiap tetes air mataku yang menangisinya setiap malam
Aku mohon maafkan aku ya Allah
Maaf jikalau hati ini mencintainya yang belum halal bagiku
Bahkan mungkin ia tak akan pernah menjadi halal...
Ya Rabbi...
Mungkinkah ini jawaban atas do'a2ku selama ini
Mungkinkah keyakinanku selama ini salah
Mungkinkah hati yang kujaga slama ini tidak dgn org yg tepat
Ataukah semua kesetiaanku menantinya setahun terakhir hanya akan sia2...
Ya Allah...
Sesungguhnya aku masih berharap, kau kabulkan do'a yg ku panjatkan padaMu selama ini...
Namun,, Engkaulah yg lebih tau apa yg terbaik untukku,..
Kupasrahkan hidup dan matiku hanya padaMu ya Ilahi Robbi...
Ya Allah,,
Jika dia jodohku, dekatkanlah kami, satukanlah hati kami, berikan cinta kasih antara kami, izinkan kami bersama2 meningkatkan keimanan kami padaMu, mendekatkan diri denganMu, dan pertemukan kami dalam naungan suci pernikahan, serta jodohkan pula kami di Akhirat kelak..
Namun, jika dia bukan jodohku, hapuskan dia dari hatiku ya Allah, bawa dia jauh dari pandanganku, bimbing aku dalam kekecewaan yg teramat besar ini, dan jodohkan aku dengan yg lebih baik darinya. Sesungguhnya Engkau mengetahui yg tidak ku ketahui...

Kamis, 18 Agustus 2011

La Tahzan... Innallaha ma'ana..

بسم الله الرحمن الرحيم
Do'a ketika sedih

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ عَبْدُكَ، ابْنُ عَبْدِكَ، ابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِيْ

بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ

أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِيْ كِتَابِكَ،

أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِيْ عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ،

أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِيْ، وَنُوْرَ صَدْرِيْ وَجَلاَءَ حُزْنِيْ وَذَهَابَ هَمِّيْ

“Ya Allah! Sesungguhnya aku adalah hambaMu, anak hambaMu (Adam) dan anak hamba perempuanMu (Hawa). Ubun-ubunku di tanganMu, keputusan-Mu berlaku padaku, qadhaMu kepadaku adalah adil. Aku mohon kepadaMu dengan setiap nama (baik) yang telah Engkau gunakan untuk diriMu, yang Engkau turunkan dalam kitabMu, Engkau ajarkan kepada seseorang dari makhlukMu atau yang Engkau khususkan untuk diriMu dalam ilmu ghaib di sisiMu, hendaknya Engkau jadikan Al-Qur’an sebagai penenteram hatiku, cahaya di dadaku, pelenyap duka dan kesedihanku.”
(HR. Ahmad 1/391)


<3 la tahzan, innallaha ma'ana <3

(Jangan bersedih, (karena)sunnguh Allah bersama kita)
yakni, orang2 yg bertaqwa, yaitu orang2 yg menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Itulah orang yg bersama Allah.
Dekatilah Allah, rajin shalat 5 waktu, dan amalan wajib lainnya, juga amalan sunnah.

La tahzan... Jangan BerSediH
Kepada semua sahabat-sahabat yang sedang diuji, yang telah diuji & yang belum diuji..

Jangan Bersedih...
Cinta ALLAH dan Rasulullah menjamin kebahagiaan

Jangan Bersedih...
Redha dengan anugerah Allah membuat kamu kaya di dunia

Jangan Bersedih...
Allah Maha Pengampun lagi Maha Penerima Taubat
serta Rahmatnya yang Maha Luas

Jangan Bersedih...
Semata-mata disebabkan kamu berbeda dengan orang lain
kerana setiap kejadian Allah itu ada kelebihan tersendiri

Jangan Bersedih...
Bila disakiti, dicela, direndahkan atau dizalimi
kerana setiap perkara yang berlaku adalah dugaan dari Yang Maha Esa

Jangan Bersedih...
Sesungguhnya setelah kesusahan akan ada kemudahan

Jangan Bersedih..
Kerena kesedihan tidak akan membuat musuhmu gembira

Jangan Bersedih...
Atas perilaku manusia terhadapmu
tetapi perhatikanlah perilaku mereka terhadap Allah

Jangan Bersedih...
Allah tidak akan mensia-siakan pengorbananmu
dan setiap perkara yang baik maupun buruk ada hikmahnya

Jangan Bersedih...
Dunia ini terlalu hina untuk ditangisi